
Lapas Kelas I Semarang menyelenggarakan pelatihan penanganan kebakaran bagi para petugas pada Kamis (04/12) sebagai bagian dari upaya peningkatan kesiapsiagaan dan keselamatan kerja di lingkungan pemasyarakatan. Kegiatan ini digelar untuk memastikan seluruh petugas memahami langkah-langkah dasar dalam menghadapi situasi darurat kebakaran secara cepat, tepat, dan terukur. Selain itu, pelatihan ini menjadi sarana penting untuk memperkuat standar operasional dalam penanggulangan insiden yang berpotensi terjadi di area Lapas.


Dalam kegiatan tersebut, Petugas Pemadam Kebakaran Kota Semarang memberikan materi dan demonstrasi langsung mengenai teknik-teknik dasar pemadaman api. Mereka memperagakan prosedur pengendalian api menggunakan berbagai metode yang dapat diterapkan dalam kondisi darurat. Tidak hanya diikuti oleh petugas Lapas, pelatihan ini juga melibatkan peserta magang agar mereka memperoleh pengetahuan praktis mengenai keselamatan kerja dan manajemen risiko.


Setelah menerima arahan dan melihat simulasi, para peserta diberi kesempatan untuk mempraktikkan cara memadamkan api secara mandiri. Mereka mempraktikkan penggunaan karung basah untuk menutup sumber api serta mengoperasikan alat pemadam api ringan (APAR) dengan benar. Melalui latihan langsung ini, peserta diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri dan keterampilan dalam menangani kejadian kebakaran, sehingga keselamatan lingkungan kerja dapat semakin terjamin.


