
NUSAKAMBANGAN, INFO_PAS — Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang, Ahmad Tohari, menunjukkan komitmennya terhadap integritas dan profesionalisme dengan ikut menandatangani Pakta Integritas dalam kegiatan yang digelar oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah di Wismasari, Nusakambangan, Kamis (5/2).
Penandatanganan Pakta Integritas tersebut diikuti oleh seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Jawa Tengah dan disaksikan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Tengah, Mardi Santoso. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen bersama jajaran Pemasyarakatan Jawa Tengah dalam menjunjung tinggi nilai kejujuran, akuntabilitas, serta ketaatan terhadap peraturan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi.
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Kepala Pusat Pengembangan dan Penilaian Kompetensi BPSDM Kemenimipas, Pujo Harianto, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Ina Purnaningati Saputro, Kepala Bidang Perawatan Keamanan dan Kepatuhan Internal Herliadi, Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Hasan Basri, serta Kepala Bidang Pembimbingan Kemasyarakatan Muhamad Susanni.

Dalam arahannya, Pujo Harianto menegaskan pentingnya penguatan nilai integritas, peningkatan kompetensi, serta konsistensi aparatur pemasyarakatan dalam melaksanakan tugas yang berorientasi pada pelayanan publik dan pembinaan warga binaan.
Kepala Lapas Kelas I Semarang, Ahmad Tohari, menyampaikan bahwa penandatanganan Pakta Integritas merupakan bentuk tanggung jawab moral sekaligus profesional sebagai pimpinan satuan kerja.
“Penandatanganan pakta integritas ini tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan menjadi pengingat sekaligus komitmen bersama untuk bekerja dengan jujur, disiplin, dan penuh tanggung jawab. Kami di Lapas Kelas I Semarang siap menjadikan integritas sebagai budaya kerja dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegas Ahmad Tohari.

Ia berharap komitmen tersebut dapat diterapkan secara konsisten di masing-masing lingkungan kerja sehingga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan dan pembinaan warga binaan. “Melalui komitmen ini, kami berharap seluruh jajaran semakin profesional, berintegritas, serta mampu menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Pemasyarakatan, khususnya dalam menghadirkan pelayanan dan pembinaan yang humanis dan berkeadilan,” tambahnya.
Melalui penandatanganan Pakta Integritas ini, Lapas Kelas I Semarang bersama seluruh UPT Pemasyarakatan di Jawa Tengah berkomitmen memperkuat tata kelola organisasi yang bersih, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.
