Share

Dari Balik Jeruji, Lapas Semarang Tumbuhkan Inovasi Ketahanan Pangan

by Humas Lapas Semarang · August 15, 2025

SEMARANG, INFO_PAS – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas I Semarang, Fonika Affandi, hadir sebagai narasumber dalam dialog interaktif Kongkow Bareng Petani (Kobar Tani), sebuah program siaran langsung yang diselenggarakan Dinas Pertanian Kota Semarang di Lodji Gayeng Lapas Semarang pada Jumat (22/08).

Kobar Tani edisi kali ini merupakan episode ke-83 dengan tema “Di Balik Jeruji Muncul Inovasi untuk Ketahanan Pangan”. Acara yang dipandu Rere Nugrahayu dari Dinas Pertanian Kota Semarang dimulai pukul 09.00 WIB, diawali dengan dialog bersama sejumlah pejabat struktural Lapas Kelas I Semarang. Fokus pembahasan menyoroti pelaksanaan pertanian di lahan terbatas yang mampu menghasilkan output optimal. Episode ini tayang secara langsung melalui Channel YouTube Dinas Pertanian Kota Semarang serta akun TikTok resmi Lapas Semarang.

Pada kesempatan tersebut, Fonika Affandi menegaskan bahwa program ketahanan pangan yang dikembangkan di Lapas sejalan dengan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI, sekaligus mendukung 13 program akselerasi Menteri Hukum dan HAM bidang Pemasyarakatan.

“Pemberdayaan warga binaan menjadi faktor penting untuk mewujudkan ketahanan pangan di lapas dan rutan. Mereka dibekali serta difasilitasi agar mampu memaksimalkan lahan yang ada. Orientasi bukan sekadar keuntungan, melainkan juga dampak jangka panjang, yaitu investasi sumber daya manusia warga binaan agar lebih maju, mandiri, dan produktif,” ungkap Kalapas.

Lebih lanjut, Fonika menjelaskan bahwa ketahanan pangan tidak hanya menyangkut bidang pertanian, tetapi juga meliputi sektor perikanan dan peternakan. Dalam penutupannya, ia menambahkan bahwa kemandirian pangan yang ditumbuhkan dari dalam lapas diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi terwujudnya bangsa yang berdaulat, kuat, dan mandiri.

Sebagai penegasan, Kalapas berharap program pembinaan ini tidak berhenti sebagai rutinitas, melainkan mampu membangkitkan semangat baru warga binaan untuk terus berinovasi, sekaligus menjadi inspirasi bagi masyarakat luas bahwa dari balik jeruji pun dapat lahir karya nyata dan kontribusi penting bagi ketahanan pangan nasional.

You may also like