
Semarang – Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi, Adhayani Lubis, melakukan kunjungan ke Lapas Kelas I Semarang pada Jum’at (29/08). Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau secara langsung layanan perawatan bagi warga binaan di Lapas.
Dengan didampingi Kepala Lapas Kelas I Semarang, Fonika Affandi, Direktur Perawatan meninjau proses pengolahan makanan bagi warga binaan di Dapur Lapas. Adhayani ingin memastikan bahwa alur pengolahan, mulai dari penerimaan bahan makanan hingga distribusi kepada warga binaan, berjalan sesuai ketentuan.


Dalam kesempatan tersebut, Adhayani juga mencicipi hasil olahan makanan warga binaan. Ia menilai bahwa pengelolaan Dapur Lapas Semarang sudah terlaksana dengan baik dan patut dipertahankan.
“Sebelum memulai pengolahan, perhatikan menu yang ada, pastikan seluruh bahan tercatat dan sesuai. Jika memasak telur balado, harus diukur jumlah minyaknya, telurnya, serta sambalnya, semua harus sesuai,” ujar Adhayani.


Selanjutnya, Direktur Perawatan mengunjungi Klinik Pratama Lapas. Ia menilai petugas kesehatan di Klinik Pratama telah melaksanakan tugas dengan baik, meskipun tetap memberikan beberapa arahan guna peningkatan mutu layanan kesehatan di klinik tersebut.
Tidak hanya itu, Kalapas Fonika juga memperkenalkan inovasi strategi pembelajaran ketahanan pangan yang tengah disiapkan. Ia berharap Lapas Semarang nantinya dapat berperan sebagai fasilitator dalam pelatihan dan pendidikan ketahanan pangan bagi warga binaan maupun petugas dengan berbasis digital.


Program tersebut akan menggandeng berbagai stakeholder, antara lain Dinas Pertanian Kota Semarang, Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Diponegoro, Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Semarang, serta sejumlah pihak lainnya.
