Share

Kalapas Semarang Resmikan Santri Teladan dan Hadroh Albadas

by Humas Lapas Semarang · February 4, 2026

Semarang-Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas I Semarang menandatangani Prasasti Santri Teladan serta Hadroh Al-Badas sebagai simbol peresmian program pembinaan di Lapas Semarang, Senin(26/01).

Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Lapas Semarang dalam memperkuat pembinaan spiritual dan karakter religius bagi warga binaan muslim.

Peresmian tersebut dilaksanakan di Masjid At Taubah Lapas Semarang, dihadiri oleh Kalapas didampingi jajaran dan santri Lapas Semarang yang merupakan warga binaan beragama muslim.

Kepala Lapas Semarang, Ahmad Tohari dalam sambutannya menyampaikan bahwa penetapan Santri Teladan merupakan bentuk kesungguhan Lapas Semarang untuk membina warga binaan agar mendapatkan perubahan karakter, kedisiplinan, serta akhlak yang baik.

“Program ini dapat menjadi motivasi bagi warga binaan lainnya untuk terus memperbaiki diri dan aktif mengikuti kegiatan pembinaan.”

“Santri teladan bukan hanya dinilai dari kemampuan membaca Al-Qur’an atau mengikuti pengajian, tetapi juga dari sikap, perilaku, dan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari di dalam lapas,” ujarnya.

Sementara itu, peresmian Hadroh Al-Badas menjadi sarana pengembangan bakat seni islami warga binaan sekaligus media dakwah yang menanamkan nilai-nilai religius. Grup hadroh ini diharapkan mampu meningkatkan minat dalam kegiatan keagamaan di dalam lapas serta membangun suasana yang lebih religius.

Kalapas berharap, dengan diresmikannya Santri Teladan dan Hadroh Al-Badas, Lapas Semarang dapat semakin optimal dalam mempersiapkan warga binaan untuk kembali dan diterima masyarakat setelah selesai menjalani masa pidana.

You may also like