
SEMARANG, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang menyelenggarakan kegiatan Pembinaan dan Penyuluhan Anggota Polisi Khusus Pemasyarakatan (Polsus) bagi pegawai pada Jumat (13/2). Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Graha Pancasila ini merupakan bagian dari rencana kerja Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Jawa Tengah dalam rangka meningkatkan kapasitas anggota Polsus sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan jajaran Pemasyarakatan.
Sebanyak 82 pegawai mengikuti kegiatan tersebut yang terdiri dari regu pengamanan serta staf Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan dan Bidang Keamanan dan Tata Tertib. Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Lapas (Kalapas) Kelas I Semarang, Ahmad Tohari, yang menyoroti penguatan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) regu pengamanan.


Dalam arahannya, Ahmad Tohari menegaskan pentingnya peran regu pengamanan sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di dalam Lapas.
“Regu pengamanan merupakan ujung tombak dalam menjaga keamanan Lapas. Pemahaman dan pelaksanaan tupoksi harus dijalankan secara konsisten, penuh tanggung jawab, serta sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku,” tegas Ahmad Tohari.


Ia juga menekankan pentingnya pengawasan blok hunian, pelaksanaan kontrol keliling, deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib), serta sistem pelaporan berjenjang yang cepat dan akurat sebagai bagian dari upaya pencegahan potensi gangguan.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan penyuluhan yang disampaikan oleh Kasikorwaspolsus Subditbinsatpam/Polsus Ditbinmas Polda Jawa Tengah, Kompol Yonatan Saroji. Materi yang diberikan meliputi tugas dan fungsi Polisi Khusus sesuai ketentuan perundang-undangan, peran Polsus dalam mendukung tugas Kepolisian secara terbatas di lingkungan kerja, peningkatan deteksi dini gangguan kamtib, hingga penggunaan kewenangan secara profesional, proporsional, dan akuntabel. Selain itu, peserta juga memperoleh penguatan terkait integritas, disiplin, serta kepatuhan terhadap SOP. Kegiatan semakin komprehensif melalui sesi diskusi dan evaluasi kendala di lapangan, serta pelatihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) dan bela diri taktis Polri guna meningkatkan kesiapsiagaan petugas.


Di akhir kegiatan, Ahmad Tohari menyampaikan harapannya agar pembinaan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala dan berkelanjutan.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, profesionalisme, disiplin, dan sinergitas antara Polri dan jajaran Pemasyarakatan semakin kuat. Dengan kapasitas yang terus ditingkatkan, kami optimistis keamanan dan ketertiban di Lapas Kelas I Semarang dapat terjaga secara maksimal,” pungkasnya.
