
SEMARANG, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang memberikan fasilitas bagi dua warga binaan berinisial YD dan PS untuk mengikuti Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) Paket B (setara SMP) pada Minggu (07/09). Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin setiap Jumat hingga Minggu melalui kerja sama dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bangkit Semarang.
Pelaksanaan ANBK berlangsung di ruang layanan pembinaan Lapas Semarang dengan pendampingan petugas serta perwakilan dari Dinas Pendidikan Kota Semarang. Melalui asesmen tersebut, warga binaan diharapkan memperoleh ijazah resmi yang bermanfaat sebagai bekal peningkatan kualitas diri setelah bebas. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan Lapas terhadap program pemerintah dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan nasional.

Kepala Lapas Kelas I Semarang, Fonika Affandi, menekankan bahwa pendidikan merupakan aspek penting dalam proses pembinaan di lapas.
“Kami selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi program pembinaan warga binaan. Lapas Semarang berkomitmen penuh dalam memajukan kualitas pendidikan meski di balik jeruji. Pembinaan yang humanis dan inklusif merupakan wujud nyata pelaksanaan Pembukaan UUD 1945 alinea keempat, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa,” ungkap Fonika.
Ia juga memberikan apresiasi atas kerja sama berkelanjutan antara Lapas Kelas I Semarang dan PKBM Bangkit dalam penyelenggaraan pendidikan nonformal bagi warga binaan.
Sebagai penutup, Fonika berharap program kejar paket dan asesmen ini tidak hanya menjadi rutinitas formal, tetapi benar-benar mampu menumbuhkan semangat belajar, membuka peluang perubahan, serta membekali warga binaan dengan pengetahuan yang berguna untuk masa depan mereka setelah bebas. Dengan pendidikan, diharapkan setiap warga binaan dapat bangkit, mandiri, dan kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik.
