
Semarang – Lapas Kelas I Semarang melalui Bidang Kegiatan Kerja turut ambil bagian dalam Festival Wayang Semesta 2025 yang berlangsung di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Semarang, pada 7–8 November 2025. Kehadiran Lapas dalam kegiatan ini menjadi wujud komitmen untuk memperkenalkan hasil pembinaan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) kepada masyarakat.
Selama dua hari pelaksanaan festival, Lapas Kelas I Semarang memamerkan berbagai produk karya WBP, seperti batik, topi, kaos, sandal, syal, dan keset. Seluruh produk tersebut merupakan hasil pelatihan keterampilan yang diberikan secara berkelanjutan guna meningkatkan kemampuan serta membangun semangat produktif WBP.
Stan pameran Lapas menarik perhatian banyak pengunjung. Beragam apresiasi disampaikan terhadap kualitas karya WBP, khususnya detail batik dan kreativitas desain yang ditampilkan. Beberapa pengunjung juga terlihat antusias menggali informasi mengenai proses pembuatan serta program pembinaan yang berjalan di dalam lapas.

Pihak Lapas Kelas I Semarang menegaskan bahwa keikutsertaan dalam Festival Wayang Semesta menjadi momentum penting untuk menunjukkan bahwa pembinaan di lapas tidak hanya menitikberatkan pada perubahan perilaku, tetapi juga pada peningkatan keterampilan kerja dan penguatan kemandirian ekonomi.
Festival Wayang Semesta 2025 sendiri menyuguhkan berbagai kegiatan budaya, pameran UMKM, dan pertunjukan seni yang mampu menarik animo masyarakat Kota Semarang dan sekitarnya.
Dengan ditampilkannya ragam karya WBP pada ajang ini, Lapas Kelas I Semarang berharap masyarakat semakin memahami dan mendukung program pembinaan yang dilaksanakan, sehingga WBP dapat lebih siap berdaya dan kembali ke tengah masyarakat di kemudian hari.
