
Semarang-Dalam rangka memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam, Lapas Kelas I Semarang gelar kegiatan pembinaan di Masjid At-Taubah Lapas, Jum’at (14/02).
Kegiatan rohani tersebut diikuti oleh 1173 orang warga binaan pemasyarakatan beragama Islam. WBP inisial AF mengawali kegiatan dengan membacakan ayat suci Al Qur’an.
Kalapas Semarang, Mardi Santoso mengawali sambutannya dengan memberikan gambaran cerita betapa kuatnya doa dari seorang Ibu.
“Dalam cerita malin kundang, dapat dipetik pembelajaran bahwa ucapan Ibu hampir 90% diijabah oleh Allah. Maka intropeksi diri kita seberapa jauh kita sudah mau berkorban untuk Ibu kita.” Ucap Mardi.
Mardi juga menjelaskan betapa pentingnya menjaga sholat bagi umat muslim. “Bicara Isra’ Mi’raj ada beberapa hal penting yang Allah sampaikan kepada Nabi Muhammad, pertama adalah perintah sholat, kedua amal ibadah yang pertama dihisab adalah sholat, ketiga seseorang bisa dinilai perilakunya pada saat melakukan ibadah.”


Selanjutnya, kegiatan diisi dengan tausiyah oleh Ustad Puryanto. Beliau menceritakan perjalanan Isra’ Mi’raj Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam.
“Bukti cinta niku pripun? Orang yang mencintai sesuatu maka dia akan sering menyebutnya, sering mengingatnya, maka mari seringlah bershalawat karena sesungguhnya Allah dan malaikatnya bersholawat kepada kanjeng Nabi.”
“Para bapak monggo do sholat sakdereng disholati. Yang pertama kali diatanya diakhirat sholatmu piye? Lalu berbuatlah baik karena perbuatan yang baik dapat menghapus perbuatan buruk.” Jelas ustad.

Kegiatan juga diramaikan dengan hadrah dari WBP Lapas Semarang. Terlihat mahasiswa UIN, Unnes dan USM juga ikut dalam kegiatan.
