
SEMARANG, INFO_PAS – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang bersama jajaran mengikuti kegiatan pembinaan mental dan spiritual dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa sallam, Senin (31/08). Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Tengah.
Kegiatan diisi dengan kajian keagamaan yang disampaikan oleh KH. Abdurrohim. Dalam tausiyahnya, ia mengulas perjalanan hidup Rasulullah SAW sekaligus mengajak peserta untuk mengambil dan menerapkan keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan tilawah Al-Qur’an dan berlangsung dengan suasana khidmat serta penuh kekhusyukan.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) se-Karesidenan Semarang. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Tengah, Haryono Agus Setiawan, dalam sambutannya menekankan pentingnya pembinaan mental dan spiritual bagi para petugas dalam menjalankan tugas.
Menurutnya, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya tidak sekadar dipandang sebagai kegiatan seremonial maupun rutinitas tahunan. Momentum tersebut dapat menjadi kesempatan untuk mengenang, memahami, sekaligus meneladani akhlak Rasulullah SAW dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, termasuk saat menjalankan tugas sebagai insan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

“Dalam menjalankan tugas, kita tidak hanya dituntut untuk memiliki kompetensi dan profesionalitas, tetapi juga membutuhkan kekuatan mental, kematangan spiritual, dan akhlak yang baik. Sebab, tugas yang kita emban berhubungan langsung dengan pelayanan masyarakat, penegakan hukum, pengamanan, pembinaan, serta perlindungan terhadap hak-hak masyarakat,” ujar Kakanwil.
Kegiatan pembinaan mental dan spiritual ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi jajaran untuk memperkuat nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW sekaligus meningkatkan integritas dan kualitas dalam melaksanakan tugas sehari-hari.
