Share

Lapas Semarang Tegaskan Komitmen Bersihkan Halinar Lewat Apel dan Ikrar Pemasyarakatan

by Humas Lapas Semarang · May 9, 2026

SEMARANG, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang menjadi tuan rumah pelaksanaan Apel dan Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Tengah, Jumat (08/05).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Lapas Kelas I Semarang tersebut dilaksanakan secara serentak oleh seluruh jajaran pemasyarakatan di Indonesia sebagai tindak lanjut arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan dalam upaya pemberantasan peredaran handphone ilegal dan narkoba di lapas maupun rumah tahanan.

Apel dan pembacaan ikrar diikuti oleh jajaran Kanwil Ditjenpas Jawa Tengah, petugas Lapas Semarang, serta melibatkan unsur TNI, Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), pemerintah daerah, akademisi, organisasi kemasyarakatan, dan media massa. Keterlibatan berbagai pihak tersebut mencerminkan sinergi dan keterbukaan dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman serta bebas dari berbagai bentuk pelanggaran.

Melalui ikrar yang dibacakan bersama, seluruh jajaran menyatakan komitmennya untuk memperkuat pengawasan, pembinaan, monitoring, dan evaluasi guna memastikan tidak terjadi peredaran handphone ilegal, narkoba, maupun praktik penipuan di lingkungan pemasyarakatan. Selain itu, seluruh petugas juga menyatakan kesediaannya untuk menerima sanksi tegas apabila terbukti terlibat dalam pelanggaran.

Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Tengah, Mardi Santoso, dalam amanatnya menegaskan bahwa pelaksanaan ikrar tersebut merupakan wujud nyata dalam menjaga integritas serta memperkokoh komitmen seluruh jajaran pemasyarakatan.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas I Semarang, Ahmad Tohari, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk semakin mempertegas komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas.

“Kegiatan ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi menjadi pengingat bagi seluruh jajaran untuk terus menjaga integritas, memperkuat pengawasan, dan menutup segala celah terhadap masuknya handphone ilegal, narkoba, maupun praktik penipuan di dalam Lapas,” ujar Ahmad Tohari.

Ia menambahkan bahwa Lapas Kelas I Semarang secara konsisten telah melaksanakan berbagai langkah pencegahan melalui penggeledahan rutin, deteksi dini, pelaksanaan tes urine, serta penguatan sinergi dengan aparat penegak hukum dan berbagai pemangku kepentingan terkait.

Menurutnya, upaya mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih tidak dapat dilakukan secara sendiri, melainkan memerlukan dukungan dan komitmen bersama dari seluruh pihak yang terlibat.

Pada akhir kegiatan, Ahmad Tohari berharap nilai dan semangat yang dibangun melalui apel serta ikrar tersebut dapat terus dipertahankan dan diterapkan secara konsisten dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

“Kami berharap seluruh jajaran tetap solid dan konsisten menjaga komitmen ini, sehingga Lapas Kelas I Semarang dapat terus menjadi lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, profesional, dan benar-benar bersih dari handphone ilegal, narkoba, maupun praktik penipuan,” pungkasnya.

You may also like