Share

Senam Dan Bubur Kacang HIjau Warnai Pagi Warga Binaan Lapas Semarang

by Humas Lapas Semarang · May 7, 2026

SEMARANG, INFO_PAS – Semangat dan antusiasme tampak mewarnai Lapangan Futsal Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang ketika ratusan warga binaan mengikuti kegiatan senam bersama yang kemudian dilanjutkan dengan pembagian bubur kacang hijau, Kamis (07/05).

Kegiatan yang dilaksanakan pukul 08.00 hingga 09.00 WIB tersebut diikuti oleh warga binaan dari Blok Citrawirya, Drupada, dan Ekalawya. Senam dipimpin oleh instruktur senam dengan pendampingan dari Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), Kepala Seksi Bimbingan Kemasyarakatan, jajaran staf Bimkemasy, regu pengamanan, serta peserta Maganghub yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Pelaksanaan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk program pembinaan yang difokuskan pada pemeliharaan kesehatan fisik dan mental warga binaan. Selain melakukan aktivitas olahraga bersama, warga binaan juga menerima bubur kacang hijau sebagai upaya mendukung pemenuhan kebutuhan gizi sekaligus memberikan kesegaran setelah berolahraga.

Kegiatan berlangsung dalam suasana yang akrab dan penuh semangat. Para warga binaan terlihat aktif mengikuti setiap gerakan senam yang dipandu instruktur sebelum menikmati bubur kacang hijau yang dibagikan oleh petugas.

Kepala Lapas Kelas I Semarang, Ahmad Tohari, menjelaskan bahwa kegiatan semacam ini merupakan bagian dari program pembinaan yang menitikberatkan pada aspek kesehatan dan kebugaran warga binaan.

“Kami ingin memastikan warga binaan tetap sehat, bugar, dan memiliki semangat positif selama menjalani masa pembinaan. Kegiatan senam bersama ini menjadi sarana membangun kebersamaan sekaligus menjaga kesehatan fisik dan mental mereka,” ungkap Ahmad Tohari.

Ia juga menyampaikan bahwa pembagian bubur kacang hijau merupakan wujud kepedulian terhadap pemenuhan kebutuhan gizi warga binaan agar tetap sehat dan memiliki energi yang cukup untuk mengikuti berbagai program pembinaan di dalam Lapas.

Menurutnya, keberhasilan pembinaan tidak hanya ditentukan oleh aspek kedisiplinan semata, tetapi juga harus didukung dengan perhatian terhadap kesehatan, kebersamaan, serta kesejahteraan warga binaan.

Pada akhir kegiatan, Ahmad Tohari berharap program serupa dapat terus dilaksanakan dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi warga binaan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan semangat, menjaga kesehatan, serta membangun pola hidup yang lebih baik bagi warga binaan, sehingga mereka dapat menjalani proses pembinaan dengan optimal dan penuh motivasi,” tutupnya.

You may also like