
SEMARANG, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang bekerja sama dengan CV Anugrah Alam Lestari Barokah menyelenggarakan pelatihan kemandirian pembuatan sabun bagi warga binaan. Kegiatan yang dilaksanakan di unit Bimbingan Kerja (Bimker) ini diikuti oleh 20 warga binaan sebagai peserta.
Pembukaan pelatihan dihadiri oleh Kepala Lapas beserta jajaran Bidang Kegiatan Kerja dan perwakilan dari CV Anugrah Alam Lestari Barokah. Dalam sambutannya, Kepala Lapas Kelas I Semarang, Ahmad Tohari, menyampaikan bahwa pelatihan ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

“Pelatihan ini dapat menjadi unit baru dalam kegiatan kerja, terutama untuk memenuhi kebutuhan internal warga binaan maupun mendukung operasional seperti laundry, sehingga tidak perlu bergantung pada pembelian dari luar. Ke depan, jika memungkinkan, produk ini juga dapat dikembangkan dan dipasarkan dengan brand Lapas,” ujar Ahmad Tohari.
Sementara itu, perwakilan CV Anugrah Alam Lestari Barokah, Nenih Hanifah, menyampaikan bahwa peluang pengembangan produksi sabun di Lapas Semarang cukup besar, sebagaimana yang telah dilakukan di beberapa Lapas dan Rutan di Jawa Timur.

“Di Jawa Timur, beberapa Lapas dan Rutan sudah berkembang menjadi produsen sabun dalam skala cukup besar. Harapannya, di sini juga dapat berkembang serupa, sehingga mampu memproduksi secara mandiri,” jelas Nenih.
Ia menambahkan bahwa bahan baku yang digunakan dalam pelatihan disiapkan dalam bentuk setengah jadi agar memudahkan warga binaan dalam proses pengolahan.
Pelatihan dilaksanakan selama satu hari dengan pendampingan langsung dari instruktur. Dalam praktiknya, proses pembuatan sabun dinilai cukup sederhana.
“Dari bahan dasar sabun yang sudah tersedia, kemudian dicampur dengan air. Selanjutnya, peserta akan mendapatkan penjelasan hingga produk sabun siap digunakan,” jelas Bungsu Anugrah.
Melalui pelatihan ini, diharapkan warga binaan tidak hanya memperoleh keterampilan baru, tetapi juga memiliki bekal untuk mengembangkan usaha mandiri setelah kembali ke masyarakat.
